Pages

Selasa, 09 Desember 2014

     Pertengkaran hebat kembali terjadi di Keluarga ini tertanggal 8 Desember 2014, STRESSSS BERAT saat ini yg Aku rasakan, kejadian itu bermula saat pagi seingetku sekitar jam 8 atau kalo engga jam setengah 9, tiba2 Ibu berteriak-teriak, "TIIITTTTT, TIIITTTTT, TIIITTTTT, TIIITTTTT HIDUP SEPERTI INI TRUS TIIITTTTT, TIIITTTTT, LEBIH BAIK BUNUH SAJA AKU, DARI PADA HIDUP SEPERTI INI!!!!!!". Aku terbangun dan cuma hanya bisa menenangkan mereka, Bapak sih hanya diam, dan sesekali membalasnya dengan bahasa kotor juga. Permasalahannya sepele, Bapak emang hobi banget dengan tanaman, dan Bapak menanam sidikit rumput disamping rumah, dan setelah beberapa hari ditanam, dan setelah tumbuh Ibu mencabutinnya, walaupun rumput itu g dibuang, tapi dikumpulkan ibu lagi untuk ditanam di pot. kalo kata Ibu, katanya Ibu uda meminta izin ke Bapak untuk mencabutinya, dan Bapak mengizinkan. Sedangkan dari penjelasan Bapak, Ibu sama sekali tidak meminta izin mencabuti rumput itu.
     Menurut kalian siapa yg bener, Ibuku yang memiliki emosi tinggi dan tersinggungan, sedangkan Bapak yg egois dan keras kepala?. Sumapah Aku muak dengan keluarga ini, dan sempet berfikir untuk bunuh diri, serius, sumpah, Aku memiliki fikiran seperti itu, Aku sempet berfikir untuk bunuh diri di Rel kereta, karna setiap Aku kerja melewati rel tersebut. Tapi tiba2 Aku mengingat Allah, seperti ada bisikan di telinga kanan "Lakukanlah, maka Neraka menunggumu dengan senang hati". srettttttt, langsung Aku tersadar dan mengucap banyak2 Istighfar. 

     Setelah kejadian itu, Bapak kebetulan sift pagi, jadi uda berangkat, dan sebelum Aku berangkat kerja, Ibu menunmpang untuk pergi ketemennya, tapi ternyata, sampai detik ini Aku menyatat lagi, Ibu juga belum pulang, Aku tidak berani menanyakan dimana Ibu sekarang, Aku juga tidak berani menyuruhnya pulang, takutnya jika disuruh pulang malah akan terjadi pertengkaran lagi, maka dari itu, mungkin ini adalah pembelajaran untukku dan Adikku supaya bisa hidup mandiri, sampai saat ini juga Aku tidak berani mengungkit masalah tersebut, takut nantinya jika dibahas akan semakin membuat mereka saling membenci.

     Walaupun keadaan ini bener2 membuatku gila, tapi inilah hidup, tidak bisa di restart, jadi kita harus tetep melanjutkannya dan berjuang sendiri-sendiri, banyak orang mengatakan dunia ini kejam, ya memang, dunia ini kejam, jadi janganlah Kita membuatnya semakin kejam, tapi cobalah untuk menikmatinya seperti biasa dan tetap berfikir positif, jauh dilubuk hati terdalam jujur memang ada rasa iri melihat keadaan orang lain, tapi apa yang harus dilakukan, kita dan dia (orang lain) berbeda, jadi nikmatilah ini semua walaupun fikiran stress melanda. tetap bersyukur dan selalu Inget Allah bagi yg muslim, dan yg non muslim, cobalah untuk selalu ingat kepada Tuhan kalian.

     Uda 3 hari Ibu meninggalkan rumah, tapi Dia tetap menanyakan keadaanku dan Adikku, itu pertanda Ibu baik2 saja, itu uda lebih dari cukup. tak perlu menanyakan Dia dimana, Dia harus pulang, cukuplah, biar Ibu menengakan dirinya sendiri terlebih dahulu. Seperti kata Adikku, biarlah, mereka uda pada tua, mereka pasti akan menemukan jalannya sendiri dan mungkin bisa menemukan caranya sendiri untuk mengakhiri pertikaian ini. Semenjak Ibu pergi ntah kemana, saat2 makan dirumah menjadi kacau, kita bertiga menjadi jarang makan, dan malah memilih makan di luar rumah. Keadaan seperti inilah yg membuatku semakin memburuk.

     Kalian tau sendiri, gaji OP diwarnet seberapa, belom lagi Aku juga membantu Bapak mencicil angsuran motor vega tersebut, tapi Aku bertahan hidup sendiri, kalo Adik lebih baik, karna pekerjaannya dengan gaji yg lumayan. jika Aku terpepet lapar, Aku hanya bisa meminta bantuan Adikku untuk membelikan sesuatu, Kasihan sekali Adikku, Dialah yg selama ini malah justru menafkahi keluarga, dari urusan makan, perlengkapan toilet, perlengkapan dapur, Dialah yg selalu keluar uang. Jikalau Aku masih bekerja dikaraokean, mungkin Aku masih bisa membantu kelangsungan hidup keluarga, tapi apalah daya, semua tidak boleh disesali, yg terjadi biarlah terjadi. Dan selama ini Aku hanya akan terus bersyukur dengan apa yg Aku miliki sekarang. karna itulah kunci untuk bisa bertahan hidup menurut Islam, selalu bersyukur dan tawakal.

Sabtu, 29 November 2014

     Kali ini mungkin hanya kosong yg ada dalam benakku, bener2 males untuk ngapa2 in, kira2 setelah beberapa hari memakai motor baru, ada aja masalah, pertama, lampu depan mati, Ibu marah, menyalahkan ku atas kejadian itu, padahal masalah sepele kan. Seperti yg Aku bilang sebelumnya, semua barang elektronik tu, kalo rusak g bisa ditebak, saat berangkat kerja nyala normal, malemnya pas Aku pulang lampunya mati, mungkin emang uda saatnya ganti jadi putus. Tapi Ibu tetap menyalahkanku atas kejadian itu, katanya, barang baru apapun yang Aku bawa pasti rusak. Jujur, perkataan itu bener2 membuatku tersinggung, setelah kejadian pertama yg Bapak buat gara2 motor itu dan sekarang juga Ibu juga gara2 motor itu, akhirnya Aku memutuskan untuk tidak menggunakan motor itu sampai sekarang. Saat itu juga, Aku langsung mengabil STNK motor baru dari dompet, dan Aku letakkan di meja sambil Aku bilang "Y uda, mulai sekarang Aku g akan menggunakan motor tersebut, walaupun motor ku sendiri dalam keadaan rusak parah, Aku dalam kondisi terpepet. Aku g akan pernah make motor vega tersebut."

    Seperti biasa di keluarga, setiap ada permasalahan pasti selalu diam untuk beberapa hari, setelah kejadian itu pun Aku sempet saling diam dengan Ibu sampai beberapa hari, saat Itu Aku bener2 males banget berada dirumah. Mulai saat itu sampai detik ini pun sampai Aku uda baikan sama Ibu, Aku belom pernah make motor baru tersebut. Sebelumnya sih Aku Ibu dan Bapak diskusi membicarakan hal tersebut, Bapak bilang "Kamu beneran uda g mau make motor itu?". Aku jawab : "Iya Pak, Aku serius uda g mau, sampai kapan pun dalam kondisi apapun Aku g akan pernah make motor itu, walaupun cuman nganter deket ataupun jauh, Aku g akan make motor itu dan kalo masalah bayar, tenag aja, Aku akan tetap bantu Bapak walaupun Aku ENGGA MEMAKAINYA". Ntah Ibu tersinggung atau engga, Aku g peduli, Aku uda muak dengan motor itu, Aku juga tersinggung perkataan Ibu sampai detik ini. Soalnya Ibu ngomong gitu g sekali dua kali, tapi sering.

     Dari kejadian itu sapai detik ini Aku ngetik lagi, Aku tetap setia sama si Jon (Aku nyebut motor jupiter tahun 2005 ku gitu). hehe. Walaupun uda cukup lama hingga saat ini si Jon mengidap sakit parah (Karburator wajib ganti karena kalo jalan selalu tersendat, Seher mesin wajib ganti, karna kalo g ganti kata orang bengkel, si Jon akan slalu ngebul/ngeluarin asap putih pekat, Softbreaker depan uda mati/g fungsi, jadi g ada efek per), tapi si Jon lah yg selalu menemanikukemanapun Aku pergi, dalam suka duka, dalam keadaan hujan deras dan panas menyengat, si Jon lah yg bisa dibilang bener2 sahabat sejati, si Jon lah Sahabat bisu ku yg setia. Maka dari itu, untuk beberapa hari ini Aku bener2 berusaha nabung untuk mengobati Jon masalah karburator membutuhkan sekitar 320 ribu, masalah seher sekitar 290 ribu, dan softbreaker sekitar 240 ribu. Pusing, tapi tak apalah, sabar ya Jon, Aku akan tetap memeriksakanmu. Yahh cuman saran, sahabat terbaik g selalu yg bernyawa, tetapi sahabat terbaik yaitu yg selalu ada disamping kita menemani kita dalam keadaan apapun, jadi jagalah sahabat Anda, rawat lah sahabat Anda, karna tanpa Dia, Anda tidak akan bisa melakukannya.

Kamis, 18 September 2014

     Bingung mau nyatet apa lagi, karena mugnkin untuk saat ini, ekonomi ku memburuk, tapi disisi lain Bapak ingin mengambil motor lagi walaupun bekas, katanya untuk Aku, krna motor jupiterku udah butut, uda waktunya Kamu ganti, gitu kata bapak. Beberapa hari kemudian setelah melakukan diskusi antara Aku Bapak dan Ibu, akhirnya deal untuk mengambil motor Vega R tahun 2010 an awal. Angsurannya yaitu 425 ribu sebulan selama 2 tahun.

     Baru 2 hari motor dirumah, uda bikin Aku emosi, pertama, Bapak yg bikin emosi, saat dia bingung dan capek mengurusi motor Jupiterku tahun 2005, tiba2 nyletuk : "Terserah terserah!!!, urus Kamu aja, bapak g mau ambil pusing". secara g sengaja itu nyinggung banget, gimana engga coba, dikirannya kan, Aku make motor bagus tinggal pake, sedangkan Dia make motor butut rusak.lagian motor ku jeri payahku kerja keras dihina gitu. Akhirnya Aku g mau make motor itu, mending2 Aku naik motorku sendiri, atas namaku sendiri, rusak pun punyaku sendiri.

     Setalah kejadian itupun Aku didiamkan Bapak hampir sekitar seminggu, kalo Aku g peduli, sejak dari dulu kan, emang Bapak paling dibenci sama Keluarga. Tapi enath hari apa Aku lupa, Bapak tiba2 ngomong. "masalah bayar gimana?" dan Aku jawab "Aku kasi sisanya". Itu menandakan Dia kan yg bingung masalah uang.

     Tapi g lama setelah kejadian Itu, Aku masih g mau make motor itu, takutnya jadi masalah lagi, mending2 Aku make motor ku sedniri. 1 2 3 hari Aku make motor ku sendiri, Bapak dan Ibu maksa untuk memakai motor Vega tersebut, mau g mau akhirnya Aku pun memakainya.

Senin, 28 Juli 2014

     Minal 'Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Hari ini lebaran tiba, mencoba untuk saling memaafkan, setelah Sebulan ful puasa, akhirnya serelah sholat ied Kami (Adik, Aku, Bapak, Ibu) makan bersama2 di ruang tamu, maaf saja Rumah tak bersurat ku tidak memiliki ruang makan, hanya ada 2 kamar, toilet, dapur dan ruang keluarga yg menyambung jadi satu dengan ruang tamu. Kami makan dengan lahap dan senang, suasana inilah yg seharusnya terjadi pada keluargaku.

     Setelah makan, Kami mencoba untuk memahami adat istiadat di daerah rumah baru, maklum aja, ini adalah lebaran pertama di rumah baru dan di daerah baru. Setelah itu semua selesai, seperti biasa, tujuan Kami yaitu Pemakaman Bergota, tempat {Ibu dan Bapaknya Ibu} tinggal, setelah selesai, bergantian ke Pemakaman Mangkan tempat {Ibu dan Bapaknya Bapak} tinggal. setelah semua selesai, kita langsung menuju daerah M/K masih sekitar Semarang Barat. Disitu masih tinggal Kakanya tirinya Bapak, Namanya Pakde K. setiap lebaran Agenda kita hanya ditempat2 itu, g ada yg lain, di tempat Pakde, kita ngobrol2 dengan saudara lain juga. Hanya disitu Kita menghabiskan waktu yang cukup lama.

     Dan g kerasa, waktu menunjukkan pukul 12 siang lebih. Dan bapak memutuskan untuk pulang. Setelah pulang Kami pun hanya tidur siang, sementara sorenya Aku berangkat kerja, maklum warnet disini g ada tutupnya, seminggu sebelum lebaran sih, si Bos uda ngasi pilihan, Mau ikut lembur atau libur, dan Aku pilih lembur, karna Aku tau, g akan ada kegiatan selain berkunjung ke 3 tempat tadi. lumayan, sehari 50 ribu, padahal itu seminggu, lumayan kan.

Rabu, 23 April 2014

     Nyatat lagi, ok sekarang Aku uda menempati rumah di daerah K (Semarang), asalmulanya Bapak ditawari tanah oleh, sebut saja dia M si Bangsat. M bilang, beli saja tanah itu, saya jamin aman, walaupun g ada surat2nya, dan harganya pun cuma  # JT, dan dijawab Bapak "tapi saya butuhnya rumah bukan tanah". Dan si M pun menjawab lagi, "gini aja Bapak ada dana berapa?". Bapak menjawab "cuman 25 JT, itu warisan satu2nya Istri saya" M menjawab lagi. "OK. bisa diatur, itu semua serahkan Saya, dijamin semua beres". Bapak yg memiliki karakter egois dan keras kepala memang pertama Bapak mendiskusikan bareng Ibu, tapi ujung2nya, Dialah yg memutuskan sendiri. Saran Ibu tidak digubrisnya sama sekali. Deng... Semua uang itu pun sekarang telah berpindah tangan kepada M si Bangsat.

     Dalam perjanjian rumah akan jadi dalam waktu maksimal 5 bulan, ok kita akhirnya menunggu dan menjalani hari2 seperti biasa, sejak saat itu suasana mulai kaku lagi, perselisihan-perselisihan kecil mulai tibul lagi. hari berganti minggu, minggu berganti bulan, waktu menunjukan rumah uda harus jadi, karna uda hampir 5 bulan, tapi rumah cuman masi tembok, atap dan yg lain blom M pasang, alasannya kehabisan bahan bangunan. Ok. untuk yg pertama, kedua, ketiga dan uda berjalan 7 bulan rumah belom jadi juga, akhirnya Ibu dan Bapak pergi kerumah M untuk meminta penjelasan, kenapa ini semua terjadi, padahal dana slalu disusahakan Bapak, sampai2 Keluarga jarang makan hanya untuk membeli kebutuhan bangunan. Tapi ya seperti sebelumnya, jawabannya hanya kehabisan bahan bangunan. Saat tiba2 Istri si M keluar membawakan minuman, Ibu ngelihat, dulu mereka sangat kurus dan g terawat, tapi sekarang si Istri uda lengkap memakai perhiasan. Ibu pertama g berpikir buruk, hingga suatu ketika saat Ibu dan Bapak mengecek rumah, ada tetangga nyletuk "looo Bu, rumah Ibu yg bikin si M ya?" Ibu menjawab "ya Bu kenapa?" lalu Dia (tetangga) menjawab "ati2 bu, si M tu orangnya rakus, banyak rumah yg dibangun dia g jadi rumah, malah gagal jadi rumah, karna bahan2 bangunannya dipake si M untuk memperbaikin rumahnya, dan jika Ibu ngasih dana ke si M, si M akan membelikannya sedikit, dan sisannya untuk diri pribadinya dan Keluargannya, Ibu liat rumah sebelah Ibu. Itu adalah hasil kerjanya, liat aja g jadi rumah kan, cuman tembok aja. sang empunya rumah akhirnya nyerah untuk ngebangunnya, jadi dibiarkan gitu aja".

     Ibu dan Bapak kaget setengah mati, tapi malu utnuk mengungkapkannya, jadi Ibu dan Bapak langsung pulang. Sesampainya dirumah perselisihan terjadi lagi, akibat masalah rumah itu. Saat itu Aku dan Adiku berada dirumah, hanya bisa diam saat mereka saling menyalahkan, kejadian itu cukup membuatku malas berada di kost, karna saat itu minggu dan Aku libur, Aku dan Adiku berpura2 tidak mendengarnya, walaupun sejujurnya sangat eneg dan malas mendengar perselisihan itu, yah tapi mau gimana lagi, Ibu yg emosinan + Bapak yang egois dan keras kepala.

     Akhirnya waktupu semakin mepet, semua penghuni kost mulai diusir secara perlahan, kenapa bisa diusir? OK, Aku ceritain, Sebenernya rumah kost itu rumah kosong, uda ditingggal sang empunya rumah cukup lama, tapi sebut saja dia B teman sang empunya rumah memohon untuk boleh meninggali rumah tersebut dengan alasan dari pada rumah ini g kepake dan rusak, lebih baik Saya pake dan saya rawat kata B. Dan sang empunya rumah megizinkan. EEEE ga taunya malah dikost2 kan sama B, dan hasil uang kost masuk ke kantong pribadi B. Hingga suatu ketika sang empunya rumah mengetahuinya dan mengusir semua penghuni rumah tersebut.

     Gila banget hidup ini, bener2 semenjak kepergian Eyang merubah segalanya.Eyang andaikan Eyang tau yang dihadapi Anakmu dan cucumu saat ini, bisa dibilang sekarang Kami hidup sendiri sendiri. Nasi telah menjadi bubur, hujan telah menetes membasahi tanah. G ada yg bisa dilakuin selain melanjutkan hidup ini dan selalu bersyukur dengan apa yang kita punya. Dirumah ini keluarga tidak ada perubahan, tetap saling membenci, saling menyalahkan, mungkin rumah ini menjadi neraka bagi kita yg pulang kerumah.

Senin, 06 Januari 2014

     Saat itu tanggal 31 Desember 2013. Aku resmi keluar dari karaokean tersebut, kilas balik dulu sejenak, selama di karaokean sih banyak pelajaran yg Aku petik, disana, bener2 dunia yg liar, jika kalian ingin masuk kedunia seperti itu harus bener2 siap mental liar, karena ditempat itu, miras, obat, wanita, hingga maaf bercumbu adalah hal biasa, jujur selama disitu, yg sebelumnya Aku dicap cupu dan polos, semenjak terjun dunia seperti itu, itu semua lenyap, jujur, Aku telah menikmati semua itu miras berawal dari pesta, obat berawal dari stress, dan wanita berawal dari Aku naksir dengan seorang Kasir disitu, bukan yg Aku anggap kakak. tapi kasir lainnya, sebut saja Dia Mba I, Dialah yg membuatku mengerti apa itu sentuhan, ciuman dan belaian, Aku g munafik, Aku jujur.

     Tapi Dia juga yg membuat isi dompet amblas, jika ada salah 1 diantara kalian yg ingin masuk kerja dunia malam, jangan sampai Anda terpikat sepenuhnya kepada wanita dunia malam, karna Mereka dapat membuat Anda miskin secara mendadak. Tapi buatlah mereka terpikat kepadamu secara seutuhnya, jadi, Kamulah yg dapat mengontrol segalannya. Yahhh, seperti orang lain katakan, dunia ini kejam, kalian bodoh, kalian akan miskin, tapi jika kalian pintar, kalian akan kaya. Pertama Aku g sadar kalo Aku dimanfaatkan, sumapah Aku hanya mendapatkan "cumbuan" tapi permintaannya luar biasa, dari yg ingin kreambat, beli ini, beli itu, tapi dengan idiotnya Aku memberikan uang, yg pertama2 cuman puluhan ribu, dan akhirnya mencapai juga ratusan ribu. Semuanya Aku berikan begitu saja. Bahasa kasarnya ratusan ribu cuman dapet cumbuan, harusnya bisa dapet tubuhnya. itulah idiotnya Aku. menyesallah kemudian.

     Jadi, bagi kalian yg sangat ingin bekerja di dunia malam terutama bagi yg amatir, kalian harus mempelajari cara wanita yg bener2 suka sama kalian dan yg cuma ingin memanfaatkan kalian, jadi jangan sampai kaya Aku. dan Aku baru tau, kalo L.C yang masi segel a.k.a virgin. itu banyak pemintanya, ternyata Papi atau Mami mencari kaya gitu kebanyakan dari desa atau gadis desa yg masi polos.

     OK kembali ke topik, sebelum Aku keluar, Aku uda memikirkan sesuatu, gimana caranya saat Aku keluar tapi Aku g nganggur, ceprettt, langsung kepikiran untuk nelpon bos warnet yg dulu, g brapa lama, diangkat, bla...bla...bla...bla... Bos warnet setuju untuk menerimaku di Warnetnya, langsung saat itu Aku mengucap Syukur sebanyak2nya. Katanya sih, pas banget, karna ada karyawannya yg baru keluar untuk urusan kuliah, akhirnya seminggu sebelum Aku keluar, Aku mengemasi pakaian di kost yg Aku kost bersama temen.

     Jadi seminggu itupun Aku santai, kadang masuk kadang engga, lagian pihak karaoke juga telah mendapat karyawan baru lagi untuk menggantikan ku sebut saja B karena dia baru lulus sekolah dan langsung kerja. Seminggu Aku gunakan bener2 untuk bersantai, mancing, main, pulang ke kost ortu, dan ternyata keadaan membaik, mereka uda saling berbicara lagi. Seminggu telah berlalu, saat INI saat Aku melanjutkan catatanku lagi tanggal 6 Januari 2014 Aku telah bekerja di warnet lagi, Tapi berbeda seperti yg dulu. Dulu disini hanya menjaga lantai 1 alias sebagai kasir, tapi sekarang, Aku difokuskan untuk menjaga lantai 2. Jam kerjaku dari jam 12 siang hingga jam 9 malem.Saat pertama memasuki warnet, ternyata yg jaga masih yg dulu sebut saja mereka A (cowo) dan D (cewe). Merka kaget dan g nyangka ternyata Aku OP barunya, dengan mereka Aku sudah Akrab, karna sebelumnya kan bisa dibilang Aku 1 alumni. hehe.

     Kata Bos, dulu diatas memang untuk yg merokok tapi malah jadi sangat kacau, banyak yg main komputer preman2 yg bertelanjang dada, banyak juga yg g main malah pada tidur dilantai, itu siangnya. Dan malamnya semakin parah, banyak pasangan yg bercumbu, bahkan melakukan sex di toilet atas. Bahkan ada beberapa wanita yg mengambil paket malam yaitu 10 ribu lima jam untuk internetan. Tapi bukan internetan yg mereka cari, melainkan laki2 hidung belang, jadi dipastikan, jika ada wanita mulai naik keatas dan bermain paket malam, itu tanda wanita uda buka lapak. Dan jika deal mereka melakukannya di toilet atas.

     Bujubuneng. Gila banget g tu. makannya banyak wanita dan anak2 merasa takut main dilantai atas. Maka dari itu Bos sekarang menempatkan operator diatas untuk menjaga keamanan, ketentraman, dan kelancaran orang yg lagi ngenet.

Kamis, 12 Desember 2013

     Hari ini mungkin uda lebih dari 1 tahun Aku kerja lembur seperti ini, berangkat jam 12 siang, pulang jam 3 pagi, temen2 pada bilang, gila, jam kerja kamu ngeri, robot aja bisa rusak tapi Kamu masi baik2 aja dengan jam kerja seperti ini. Aku hanya tersenyum. Otak uda buntu, hati uda dipenuhi setan, Aku bisa bertahan seperti ini karna selama ini, Aku selalu mengonsumsi, miras, rokok, dan kadang obat tanpa sepengetahuan yg lain, Aku bener2 telah melupakan Allah, bener2 buta semua itu.

     Setiap hari selalu konsumsi itu sampai2 badan kurus kering g kerawat, tapi mau gimana lagi. Bener2 buntu, Aku ingin keluar dari semua ini, itu berarti Aku harus keluar dari kerjaan ini, tapi jika Aku keluar dari kerjaan ini, keluarga mau makan apa, karna Bapak sudah jarang memberi uang untuk kebutuhan. Dengan segala keterpaksaan Aku pun menjalani semua ini. Saat Aku pulang dari kerja, suasana saling diam pun masih terasa, yg membuatku semakin g betah dirumah. Pada suatu ketika, Aku memutuskan untuk kost sendiri bersama 1 temen server. Aku mencoba untuk berusaha hidup mandiri, dan mencoba untuk menghilangkan pikiran tentang keluarga ini.

     G disangka hari demi hari pun berganti, selama Aku kost sendiri, Aku bener2 merasa lumayan tenang, tidak terfokus pada keluarga, sejenak melupakan masalah dirumah, Pulang jam 3 pagi langsung tidur, dan bangun jam 11 siang, mandi dan langsung berangkat, g ada waktu untuk main, ataupun pacaran. Begitu setiap hari hingga pada awalan bulan  Desember 2013, akhirnya Aku lelah dengan pekerjaan ini. Pada dasarnya, Big Boss berasalah dari keturunan Chiness Asli/tulen, berkarakter, sangat pelit, galak, dan yg parahnya, Big Boss g pernah mau melihat kebaikan yg kita berikan, tapi yang selalu di lihat Dia, adalah kejelekan/keburukan semua karyawannya. sebagai contoh, server telah ramah melayani tamu apapun permintaannya, tapi cuman sekedar salah kirim orderan dan tamunya pun malah memaafkan, sedangkan bos malah memaki2 didepant amu tersebut. Sebagai contoh lagi Aku OP, siang hari selalu uda beres Aku cek, semua nyala normal, dari AC, TV, lampu, blower, semua menyala normal, tapi sorenya temen Big Boss ngroom dan salah 1 blower mati, langsung deh Aku kena hujatan2nya. Kalian tau sendiri guys, barang elektronik rusak kan g bisa diperkirakan, awalnya baik2 saja, dan tiba2 mati. Kan g ada yg bisa memprediksinya.

     Pertama emang g disetujui Mba D dan Mba A, mereka berjanji akan segera mencari penggantinya Mas H yg sejak tahun lalu keluar. Tapi Aku pria sejati guys, dikasi kata2 seperti itu, Aku g akan menarik lagi surat pengunduran diriku, dengan berat hatinya Mba D surat itu masi diambil Mba D. dan setelah kira2 2 hari, datenglah OP baru, sebut saja Mas N, pertama bertemu kami dikenalkan dengan Mba D, dan Akupun diminta untuk mengajari beberapa tehnik sound sistem yg Aku pelajari Dari Mas E (Mas E Beliaulah yang bener2 berteman Akrab dengan Aku, Beliaulah yg mengajari Aku total tentang sound system, Aku berkenalan dengannya, pada awalnya karna di Bar sering diadain musik setiap selasa dan jumat jam 8 malem, Mas E adalah Soundman panggilan, kenapa Mas E diundang, karna sewaktu Aku ditinggal OP senior, Aku sama sekali g paham tentang sound system). Jadi malem itu ada 2 OP Aku dan Mas N, tapi untuk sementara, setiap ada tamu yg meminta pembetulan sound, Akulah yg maju, Aku kasian jika Mas N yg langsung mengurusinya.

     Dan malam itupun berakhir, sebelum pulang, Aku dan Mas N pun dipanggil Mba D, untuk menentukan jadwalnya, Aku tegaskan ke Mba D, "untuk sementara Mas N masuk siang dulu Mba, karna kan kalo siang masi sepi, tamunya g begitu rame, jadi yg malem biar Aku". Dan Mba D pun menyetujuinya. Dan Kita pun pulang.